Polisi berhasil mengamankan 32 mobil eksotis yang dicuri, menangkap 23 anggota sekte di Lagos

Gambar terkait Police recover 32 stolen exotic cars, nab 23 Lagos cultists (dari Bing)

Komando Kepolisian Negara Bagian Lagos telah berhasil menyita 32 kendaraan eksotis yang diduga dicuri dari berbagai wilayah di negara ini, termasuk sebagian yang dirampas dengan ancaman senjata api dan kemudian dibawa ke Lagos untuk dijual kembali.

Komisaris Polisi tingkat negara bagian, Olohundare Jimoh, saat memamerkan kendaraan yang telah ditemukan kembali kepada para jurnalis di markas komando di Ikeja pada hari Rabu, mengatakan bahwa beberapa mobil tersebut dicuri dari tempat parkirnya di berbagai wilayah negara bagian, sementara yang lain dialihkan oleh sopir-sopir yang dipercaya oleh pemilik kendaraan tanpa mereka curigai.

Menurutnya, pemulihan tersebut mengikuti operasi terkoordinasi yang dilakukan tim intelijen dan tim taktis komando.

Ia mengatakan, "Beberapa kendaraan ini bernilai ratusan juta naira. Para tersangka termasuk sopir nakal, sindikat penipuan berbasis pembayaran awal, dan geng penyelundup lintas batas. Kendaraan tersebut dicegat di Lagos saat dalam perjalanan menuju perbatasan internasional untuk ekspor ilegal.

Saat saya berbicara dengan Anda, Lagos tetap aman dan terkendali. Tidak ada kejadian perampokan bersenjata yang tercatat selama masa jabatan saya. Kami siap bertindak atas intelijen yang dapat dipercaya dan memastikan semua pelaku kejahatan ditangkap.

Kepala polisi lebih lanjut mengungkapkan bahwa ada 70 kendaraan lainnya yang saat ini sedang diselidiki dan menyeru anggota masyarakat yang kendaraannya dicuri atau dialihkan untuk mengunjungi pos komando demi verifikasi dan kemungkinan pemulihan.

Jimoh yang menyatakan bahwa negara bagian tersebut bukan lagi surga bagi para kriminal, mengatakan bahwa komando tersebut menangkap 23 orang yang diduga sebagai anggota sekte sebagai bagian dari pengetatan operasi terhadap kekerasan yang terkait dengan sekte.

Para tersangka dikabarkan ditemukan memiliki senjata berbahaya, termasuk senjata rakitan.

Ia mengatakan, "Mereka ditemukan memiliki senjata berbahaya, termasuk senjata rakitan dan pistol tiruan yang menyerupai pistol tangan Beretta dan Browning. Di antara mereka yang ditangkap adalah seorang anggota sekte terkenal, Wasiu Akinwande, yang umum dikenal sebagai Olu Elesho, yang diduga mengakui memiliki lima senapan serbu AK-47. Penyelidikan telah mengaitkannya dengan setidaknya sepuluh kasus pembunuhan, dan saat ini ia sedang menjalani persidangan."

Untuk mempertahankan perlawanan terhadap aliran sesat, Partai Komunis menyatakan bahwa tim anti-aliran sesat telah ditempatkan di seluruh Wilayah Komando, dengan mandat untuk menindak para anggota aliran sesat yang terlibat dalam berbagai pelanggaran mulai dari pengumpulan tidak sah dan pemukulan hingga pembunuhan.

Jimoh juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Babajide Sanwo-Olu dan Inspektur Jenderal Polisi, Kayode Egbetokun, atas dukungan mereka dalam menyediakan logistik dan teknologi yang telah meningkatkan kapasitas operasional komando tersebut.

Namun, ia mengungkapkan bahwa komando tersebut telah membentuk unit respons taktis baru yang dikenal sebagai Eko Strike Force.

Menurutnya, unit tersebut, yang awalnya terdiri dari lima tim dan kini telah berkembang menjadi sembilan tim, didukung oleh pemerintah negara bagian dan bekerja secara sinergis dengan Satuan Tugas Respon Cepat untuk mengatasi ancaman keamanan yang muncul di berbagai titik rawan konflik di wilayah negara bagian tersebut.

Ia mendesak warga untuk tetap waspada, taat hukum, dan terus mendukung polisi dengan informasi yang tepat waktu dan dapat dipercaya.

Disediakan oleh SyndiGate Media Inc. ( Syndigate.info ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar