Koalisi ADC adalah aliansi putus asa dari politisi yang gagal – Tinubu Media Force

Gambar terkait ADC coalition a desperate alliance of failed politicians – Tinubu Media Force (dari Bing)

Tinubu Media Force menggambarkan kebangkitan kembali Kongres Demokratik Afrika (ADC) sebagai sebuah koalisi yang dibangun atas dasar putus asa dan kegagalan, bukan visi dan prinsip.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Rabu oleh koordinator nasionalnya, Gbenga Abiola, kelompok tersebut mengatakan bahwa kebangkitan kembali ADC merupakan langkah putus asa yang dilakukan oleh aktor-aktor politik yang terpinggirkan dari Partai Rakyat Demokratik (PDP) maupun Kongres Progresif Seluruh Rakyat (APC), yang berusaha merebut kembali pengaruh yang telah hilang.

Abiola mencatat bahwa koalisi tersebut didorong oleh dua kategori aktor politik: tokoh-tokoh PDP sebelumnya yang salah kelola dan mengikis kepercayaan publik terhadap partai mereka, serta para eksponen APC yang berkembang pesat di bawah pemerintahan Buhari tetapi gagal menunjukkan kendali di bawahnya. Presiden Bola Ahmed Tinubu kepemimpinan yang berfokus pada tata kelola.

"Individu-individu ini, yang dulu berkuasa di bawah pemerintahan sebelumnya, kini tidak mampu lagi mengambil alih kepemimpinan yang stabil dari Presiden Tinubu. Alih-alih menyelaraskan diri dengan pendekatannya yang berfokus pada tata kelola pemerintahan, mereka justru bergabung dengan para pesaing lamanya dalam sebuah platform yang dipakai kembali," demikian pernyataan tersebut.

Ia menuduh ADC meniru nama APC untuk membingungkan pemilih, menyebutnya sebagai taktik "usaha rendah, tipu daya tinggi" yang bertujuan menyusup ke dalam wacana publik dengan dalih palsu.

“Tetapi kini masyarakat Nigeria lebih bijak secara politik. Mereka dapat melihat kebohongan ini dan mengidentifikasi ADC bukan sebagai kekuatan ketiga yang sebenarnya, melainkan sebagai koalisi dari ambisi-ambisi yang gagal,” tambahnya.

Tinubu Media Force memperbarui dukungannya terhadap pemerintahan Presiden Tinubu, dengan mengutip reformasi ekonomi yang berani dan restrukturisasi sektoral sebagai tanda kemajuan yang bermakna.

"Sementara oposisi fokus pada menciptakan kegaduhan, Presiden Tinubu sedang membangun sistem akuntabilitas, stabilitas, dan inovasi. Rakyat Nigeria mulai merasakan dampak dari kepemimpinan yang berani dan jernih," demikian pernyataan tersebut.

Kelompok tersebut menyimpulkan dengan menyeru masyarakat Nigeria untuk menolak aliansi yang didasarkan pada kepentingan yang sudah tidak relevan lagi dan tetap fokus pada jalur kemajuan nasional.

Disediakan oleh SyndiGate Media Inc. ( Syndigate.info ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar